pontianaknews.web.id Upaya menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat kepolisian semata. Keamanan adalah tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi lintas unsur, mulai dari aparat negara hingga masyarakat. Inilah semangat yang terus dibangun oleh jajaran Polsek Pontianak Kota melalui penguatan sinergi antara Bhabinkamtibmas dan Satuan Pengamanan (Satpam) di wilayah Kecamatan Pontianak Kota.

Melalui kegiatan sambang dan silaturahmi, personel Bhabinkamtibmas turun langsung menjalin komunikasi dengan para Satpam yang bertugas di berbagai kawasan strategis. Pendekatan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari strategi preventif untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap terjaga. Kehadiran Bhabinkamtibmas di lapangan diharapkan mampu membangun rasa aman, meningkatkan kewaspadaan, serta memperkuat jejaring pengamanan berbasis lingkungan.


Peran Bhabinkamtibmas dalam Keamanan Lingkungan

Bhabinkamtibmas memiliki peran penting sebagai ujung tombak Polri di tingkat kelurahan. Mereka tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan, tetapi juga pembinaan, deteksi dini, dan problem solving terhadap berbagai potensi gangguan keamanan. Melalui pendekatan humanis, Bhabinkamtibmas berupaya membangun kepercayaan masyarakat agar tercipta komunikasi dua arah yang efektif.

Dalam konteks Pontianak Kota, kegiatan sambang dilakukan secara serentak di lima kelurahan strategis, yakni Kelurahan Mariana, Kelurahan Tengah, Kelurahan Darat Sekip, Kelurahan Sungai Jawi, dan Kelurahan Sungai Bangkong. Kelima wilayah ini memiliki karakteristik aktivitas masyarakat yang tinggi, sehingga membutuhkan pengawasan dan koordinasi keamanan yang berkesinambungan.


Satpam sebagai Mitra Strategis Polri

Satpam memegang peranan vital dalam sistem keamanan berlapis. Mereka berada di garis depan pengamanan area privat maupun publik seperti perkantoran, pusat perbelanjaan, kawasan permukiman, hingga fasilitas umum. Karena itu, keberadaan Satpam sering kali menjadi pihak pertama yang berhadapan langsung dengan potensi gangguan keamanan.

Kabid Humas Polda Kalimantan Barat, Bambang Suharyono, menegaskan bahwa Satpam merupakan kepanjangan tangan Polri dalam menjalankan fungsi kepolisian terbatas. Dalam pandangannya, sinergi antara Bhabinkamtibmas dan Satpam adalah kunci utama untuk menciptakan sistem keamanan lingkungan yang kuat dan responsif.

Menurutnya, Satpam tidak hanya bertugas menjaga aset dan lokasi, tetapi juga berperan dalam memberikan informasi awal apabila terdapat indikasi gangguan keamanan. Dengan koordinasi yang baik, potensi kejahatan dapat diantisipasi sejak dini sebelum berkembang menjadi tindak kriminal yang meresahkan masyarakat.


Keamanan Berbasis Pencegahan

Pendekatan yang dilakukan Polsek Pontianak Kota menitikberatkan pada pencegahan (preventif) daripada penindakan semata. Strategi ini sejalan dengan prinsip pemeliharaan kamtibmas modern yang menempatkan deteksi dini dan keterlibatan masyarakat sebagai fondasi utama.

Melalui dialog langsung dengan Satpam, Bhabinkamtibmas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, mengingatkan pentingnya kewaspadaan, serta mendorong pelaporan cepat apabila ditemukan hal-hal mencurigakan. Pola komunikasi yang terbuka ini diharapkan mampu meminimalkan celah kejahatan, baik kejahatan konvensional maupun bentuk kriminalitas yang berkembang seiring dinamika perkotaan.


Tantangan Keamanan di Kawasan Perkotaan

Sebagai kawasan perkotaan yang terus berkembang, Pontianak Kota menghadapi tantangan keamanan yang kompleks. Mobilitas penduduk yang tinggi, aktivitas ekonomi yang padat, serta keberagaman latar belakang masyarakat menuntut sistem pengamanan yang adaptif dan kolaboratif.

Kejahatan jalanan, pencurian, hingga gangguan ketertiban umum menjadi potensi ancaman yang perlu diantisipasi secara bersama. Dalam kondisi seperti ini, sinergi antara Polri dan Satpam menjadi sangat relevan. Satpam yang bertugas selama 24 jam di lokasi-lokasi strategis dapat menjadi mata dan telinga Polri di lapangan.


Membangun Budaya Aman dan Peduli

Lebih dari sekadar pengamanan fisik, sinergi Bhabinkamtibmas dan Satpam juga bertujuan membangun budaya aman dan peduli di tengah masyarakat. Ketika aparat keamanan dan petugas pengamanan swasta memiliki kesamaan visi, masyarakat akan merasakan kehadiran negara dalam kehidupan sehari-hari.

Rasa aman yang tercipta bukan hanya menurunkan angka kriminalitas, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup warga. Lingkungan yang aman mendorong aktivitas sosial dan ekonomi berjalan lancar, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi keamanan.


Komitmen Berkelanjutan Jaga Kamtibmas

Polsek Pontianak Kota menegaskan bahwa kegiatan sambang dan silaturahmi ini bukan agenda sesaat, melainkan komitmen berkelanjutan. Ke depan, koordinasi antara Bhabinkamtibmas dan Satpam akan terus diperkuat melalui komunikasi rutin, pembinaan, serta evaluasi bersama terhadap situasi keamanan di lapangan.

Dengan kolaborasi yang solid, diharapkan Pontianak Kota dapat terus menjaga stabilitas kamtibmas dan menjadi contoh penerapan keamanan lingkungan yang partisipatif. Sinergi ini menunjukkan bahwa keamanan bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga tentang kebersamaan, kepercayaan, dan tanggung jawab kolektif demi lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua.

Cek Juga Artikel Dari Platform medianews.web.id