pontianaknews.web.id Pontianak dikenal sebagai salah satu kota dengan kekayaan kuliner yang sangat beragam. Perpaduan budaya Melayu, Tionghoa, dan Dayak melahirkan cita rasa khas yang sulit ditemukan di daerah lain. Tidak heran jika kota ini sering disebut sebagai surga kuliner Kalimantan Barat.

Bagi wisatawan maupun warga lokal, mencari tempat makan enak di Pontianak menjadi aktivitas yang tidak pernah membosankan. Setiap sudut kota menyimpan cerita rasa, mulai dari hidangan berat hingga camilan sederhana yang justru melekat kuat di ingatan.

Berikut adalah deretan tempat makan legendaris dan kuliner favorit di Pontianak yang wajib dicoba bagi para pemburu rasa.

Ciri Khas Kuliner Pontianak

Kuliner Pontianak dikenal dengan rasa yang kuat namun seimbang. Penggunaan bawang putih, kecap, rempah ringan, dan teknik masak khas Tionghoa menjadi ciri utama.

Selain itu, pengaruh sungai Kapuas yang membelah kota turut memperkaya pilihan bahan makanan, terutama hasil laut dan ikan air tawar.

Kombinasi ini membuat makanan Pontianak terasa sederhana namun sangat menggugah selera.

Bubur Pedas, Ikon Kuliner Melayu

Salah satu kuliner paling ikonik dari Pontianak adalah bubur pedas. Meski namanya pedas, rasa utamanya justru gurih dan segar.

Bubur ini dibuat dari campuran beras tumbuk, sayuran hijau, kacang tanah, dan rempah khas. Biasanya disajikan dengan ikan teri, udang kecil, atau ayam suwir.

Banyak warung bubur pedas legendaris yang sudah berjualan puluhan tahun dan selalu ramai saat jam makan.

Chai Kwe, Camilan Favorit Sepanjang Masa

Chai kwe menjadi jajanan yang sangat mudah ditemukan di Pontianak. Makanan ini terbuat dari tepung beras dengan isian kucai, disajikan bersama bawang putih goreng dan saus khas.

Teksturnya lembut, aromanya harum, dan rasanya ringan namun bikin ketagihan. Tak heran chai kwe sering dijadikan sarapan atau camilan sore.

Beberapa penjual chai kwe legendaris masih mempertahankan cara pembuatan tradisional hingga sekarang.

Nasi Campur Pontianak yang Melegenda

Nasi campur Pontianak memiliki ciri khas tersendiri. Isinya biasanya terdiri dari char siu, ayam kecap, telur, dan kuah gurih yang ringan.

Berbeda dengan nasi campur daerah lain, versi Pontianak terkenal lebih seimbang dan tidak terlalu berminyak.

Banyak kedai nasi campur legendaris yang selalu penuh sejak pagi hingga siang hari.

Mie Kepiting yang Jadi Ikon Kota

Jika membahas kuliner Pontianak, mie kepiting hampir selalu masuk daftar teratas. Hidangan ini menyajikan mie dengan topping kepiting segar, daging ayam, bakso, dan kuah kaldu kental.

Rasanya gurih, manis alami dari kepiting, dan sangat memanjakan lidah. Harga yang ditawarkan sebanding dengan porsi dan kualitas rasa.

Tak sedikit wisatawan rela antre panjang demi semangkuk mie kepiting legendaris.

Pengkang, Jajanan Tradisional Favorit

Pengkang adalah jajanan khas Pontianak berbahan beras ketan yang diisi ebi atau udang kecil, lalu dibungkus daun pisang dan dibakar.

Aroma bakaran daun pisang menjadi daya tarik utama. Rasanya gurih, sedikit asin, dan cocok disantap sebagai camilan sore.

Pengkang sering dijual di tepi jalan dan pasar tradisional, namun beberapa penjual sudah menjadi legenda karena konsistensi rasanya.

Soto Pontianak yang Unik

Soto Pontianak memiliki ciri khas berbeda dibanding soto daerah lain. Kuahnya bening dengan aroma rempah ringan dan biasanya disajikan dengan daging sapi serta jeroan.

Tambahan perkedel, emping, dan sambal membuat rasanya semakin kaya.

Banyak warung soto legendaris yang sudah bertahan lintas generasi dan menjadi langganan warga setempat.

Kopi Tradisional yang Tak Lekang Waktu

Pontianak juga terkenal dengan budaya ngopi yang kuat. Kedai kopi tradisional tersebar hampir di setiap sudut kota.

Kopi diseduh dengan cara klasik, menghasilkan rasa pahit yang kuat dan aroma khas. Suasana kedai kopi Pontianak biasanya sederhana, namun penuh kehangatan.

Tempat ini tidak hanya menjadi lokasi minum kopi, tetapi juga ruang bertukar cerita dan bersosialisasi.

Kuliner Malam yang Selalu Ramai

Saat malam tiba, Pontianak justru semakin hidup. Berbagai penjaja makanan bermunculan, mulai dari seafood, sate, hingga makanan khas Tionghoa.

Kuliner malam Pontianak terkenal murah, lezat, dan porsinya mengenyangkan.

Banyak tempat makan legendaris justru buka saat malam dan selalu dipadati pengunjung.

Alasan Kuliner Pontianak Selalu Dirindukan

Kuliner Pontianak tidak hanya soal rasa, tetapi juga soal kenangan. Banyak hidangan diwariskan dari generasi ke generasi tanpa mengubah resep asli.

Kesederhanaan penyajian justru menjadi kekuatan utama. Makanan dibuat dengan hati, bukan sekadar mengikuti tren.

Inilah yang membuat kuliner Pontianak selalu dirindukan oleh siapa pun yang pernah mencicipinya.

Tips Berburu Kuliner di Pontianak

Untuk menikmati kuliner Pontianak secara maksimal, datanglah lebih pagi atau menjelang malam. Beberapa tempat legendaris bisa habis sebelum siang.

Jangan ragu bertanya kepada warga lokal karena rekomendasi terbaik sering datang dari mereka.

Siapkan juga waktu ekstra, karena antrean panjang sering menjadi pertanda bahwa tempat tersebut memang layak dicoba.

Penutup

Pontianak bukan sekadar kota khatulistiwa, tetapi juga kota dengan kekayaan rasa yang luar biasa. Dari bubur pedas, mie kepiting, hingga kopi tradisional, semuanya menyimpan cerita dan kelezatan tersendiri.

Bagi pecinta kuliner, menjelajahi tempat makan legendaris di Pontianak adalah pengalaman yang tidak boleh dilewatkan. Setiap suapan membawa cita rasa budaya, tradisi, dan kehangatan yang membuat siapa pun ingin kembali lagi.

Cek Juga Artikel Dari Platform marihidupsehat.web.id