pontianaknews.web.id Kondisi cuaca di wilayah Kalimantan Barat diprakirakan masih didominasi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Informasi tersebut disampaikan oleh BMKG Supadio Pontianak, yang memantau perkembangan atmosfer dan dinamika cuaca di kawasan barat Pulau Kalimantan.
Berdasarkan hasil analisis cuaca terkini, hujan diperkirakan terjadi secara merata di banyak wilayah, baik pada pagi, siang, sore, hingga malam hari. Selain hujan, sejumlah daerah juga berpotensi mengalami cuaca ekstrem berupa hujan disertai petir dan angin kencang, sehingga masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.
Pola Hujan Terjadi Sejak Pagi Hari
Pada periode pagi hingga menjelang siang, hujan ringan diprakirakan terjadi di beberapa wilayah selatan Kalimantan Barat. Intensitas hujan pada fase ini umumnya tidak terlalu tinggi, namun tetap berpotensi menimbulkan genangan di kawasan dengan sistem drainase kurang baik.
Seiring berjalannya waktu, aktivitas konvektif di atmosfer meningkat. Kondisi ini menyebabkan hujan mulai meluas ke berbagai kabupaten dan kota. Meski sebagian besar bersifat ringan, beberapa daerah diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang yang berlangsung cukup lama.
Siang hingga Sore Hujan Meluas
Memasuki siang hingga sore hari, sebagian besar wilayah Kalimantan Barat berpotensi diguyur hujan. Daerah yang diprakirakan mengalami hujan sedang meliputi Kubu Raya, Kayong Utara, Ketapang, Sanggau, Sintang, Sekadau, Kapuas Hulu, dan Melawi.
Hujan yang turun pada periode ini berpotensi disertai kilat dan angin kencang, terutama di wilayah daratan yang memiliki tutupan awan cumulonimbus cukup tebal. Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan disarankan untuk memperhatikan kondisi langit dan segera mencari tempat aman jika cuaca memburuk.
Malam hingga Dini Hari Masih Berpotensi Hujan
Ketika memasuki malam hingga dini hari, hujan ringan diprakirakan masih terjadi di sejumlah wilayah. Beberapa daerah pesisir dan perkotaan seperti Sambas, Singkawang, serta wilayah Kubu Raya dan Ketapang diprediksi masih mengalami hujan dengan intensitas ringan.
Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di wilayah Sanggau, Sekadau, dan Ketapang. Kondisi ini dapat menyebabkan peningkatan debit air sungai serta genangan di daerah dataran rendah apabila hujan berlangsung dalam durasi yang cukup lama.
Potensi Petir dan Angin Kencang
Forecaster BMKG Supadio Pontianak, Dwi, menjelaskan bahwa potensi petir dan angin kencang perlu diwaspadai, khususnya pada periode siang hingga malam hari. Fenomena ini biasanya muncul bersamaan dengan hujan sedang hingga lebat.
Petir dapat membahayakan aktivitas luar ruangan, sementara angin kencang berisiko merobohkan pohon, baliho, atau bangunan semi permanen. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak berteduh di bawah pohon besar dan memastikan lingkungan sekitar rumah dalam kondisi aman.
Imbauan Keselamatan bagi Masyarakat
BMKG mengingatkan masyarakat agar selalu memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi. Perubahan cuaca dapat terjadi secara cepat, terutama pada masa peralihan musim atau saat kondisi atmosfer tidak stabil.
Bagi pengguna jalan, hujan yang turun dapat menyebabkan jarak pandang berkurang dan permukaan jalan menjadi licin. Pengendara diharapkan mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan. Sementara itu, masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir diimbau untuk memantau ketinggian air sungai dan saluran drainase di sekitar lingkungan mereka.
Dampak Cuaca terhadap Aktivitas Harian
Cuaca hujan yang mendominasi wilayah Kalimantan Barat berpotensi memengaruhi berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari pertanian, transportasi, hingga kegiatan ekonomi. Petani diimbau untuk menyesuaikan jadwal tanam dan panen agar terhindar dari kerugian akibat curah hujan yang tinggi.
Di sektor perikanan dan kelautan, nelayan pesisir perlu memperhatikan kondisi angin dan gelombang sebelum melaut. Angin kencang yang menyertai hujan dapat meningkatkan risiko kecelakaan di perairan.
Kesiapsiagaan Jadi Kunci
Menghadapi kondisi cuaca yang masih fluktuatif, kesiapsiagaan menjadi hal utama. Pemerintah daerah bersama masyarakat diharapkan dapat berkoordinasi dalam mengantisipasi dampak cuaca ekstrem, terutama di wilayah yang memiliki riwayat banjir dan longsor.
BMKG menegaskan bahwa informasi prakiraan cuaca bertujuan membantu masyarakat dalam merencanakan aktivitas dan mengurangi risiko. Dengan kewaspadaan dan kesiapan yang baik, dampak negatif cuaca dapat diminimalkan.
Pantau Informasi Cuaca Secara Berkala
Masyarakat Kalimantan Barat diimbau untuk terus memantau perkembangan cuaca melalui layanan resmi BMKG. Informasi yang akurat dan terkini akan sangat membantu dalam mengambil keputusan, baik untuk aktivitas harian maupun langkah antisipasi keselamatan.
Dengan hujan yang masih mendominasi sebagian besar wilayah, kewaspadaan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar menjadi kunci utama agar masyarakat tetap aman dan aktivitas dapat berjalan dengan lancar.

Cek Juga Artikel Dari Platform liburanyuk.org
