pontianaknews.web.id Upaya menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Diperlukan kolaborasi yang kuat dengan berbagai elemen, termasuk tokoh agama yang memiliki pengaruh besar dalam kehidupan sosial. Kesadaran inilah yang mendorong Kapolresta Pontianak untuk menjalin silaturahmi dengan para ulama dan tokoh masyarakat di wilayahnya.

Silaturahmi menjadi langkah awal yang penting dalam membangun komunikasi, saling pengertian, serta kepercayaan antara kepolisian dan masyarakat. Melalui pendekatan yang humanis, diharapkan tercipta hubungan yang harmonis demi terciptanya situasi kota yang aman dan kondusif.

Kunjungan ke Tokoh Agama yang Dihormati Masyarakat

Dalam rangka memperkuat hubungan tersebut, Kapolresta Pontianak melakukan kunjungan ke kediaman Hubabah Anisah Al-Haddad, salah satu tokoh agama yang sangat dihormati di Kota Pontianak. Sosok ulama sepuh ini dikenal luas karena keteladanan, kebijaksanaan, serta perannya dalam membimbing masyarakat selama puluhan tahun.

Kunjungan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan. Dialog yang terjalin mencerminkan hubungan saling menghormati antara aparat keamanan dan tokoh agama sebagai pilar penting kehidupan bermasyarakat.

Didampingi Jajaran Kepolisian Setempat

Dalam kegiatan silaturahmi tersebut, Kapolresta Pontianak turut didampingi oleh Kapolsek Pontianak Timur serta sejumlah pejabat utama di lingkungan Polresta Pontianak. Kehadiran jajaran kepolisian ini menjadi simbol keseriusan institusi dalam membangun komunikasi yang terbuka dengan para tokoh masyarakat.

Pendekatan kolektif ini menunjukkan bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas individu pimpinan, melainkan komitmen bersama seluruh jajaran kepolisian dalam melayani masyarakat secara profesional dan beretika.

Memohon Doa Restu dalam Mengemban Amanah

Dalam pertemuan tersebut, Kapolresta Pontianak menyampaikan permohonan doa restu kepada Hubabah Anisah Al-Haddad agar dapat menjalankan amanah jabatan dengan baik. Doa dan nasihat dari para ulama dipandang sebagai penguat moral dalam menjalankan tugas yang sarat tanggung jawab.

Permohonan doa tersebut mencerminkan sikap rendah hati serta kesadaran bahwa keberhasilan tugas kepolisian tidak terlepas dari dukungan spiritual dan kepercayaan masyarakat.

Peran Strategis Tokoh Agama dalam Menjaga Kamtibmas

Tokoh agama memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga keharmonisan sosial. Melalui dakwah, nasihat, dan keteladanan, ulama mampu meredam potensi konflik serta menanamkan nilai-nilai toleransi dan persatuan.

Kapolresta Pontianak menegaskan bahwa keberadaan tokoh agama menjadi mitra penting kepolisian dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif. Sinergi ini diyakini mampu mencegah berbagai potensi gangguan sosial sejak dini.

Menjaga Kerukunan di Tengah Keberagaman

Kota Pontianak dikenal sebagai wilayah dengan keberagaman latar belakang budaya dan agama. Kondisi ini menjadi kekuatan sekaligus tantangan dalam menjaga persatuan. Oleh karena itu, komunikasi yang baik antara aparat keamanan dan tokoh agama menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas sosial.

Melalui silaturahmi yang berkelanjutan, nilai-nilai kebersamaan dapat terus dipupuk. Pesan damai yang disampaikan tokoh agama memiliki pengaruh besar dalam membangun kesadaran masyarakat untuk hidup rukun dan saling menghormati.

Pendekatan Humanis dalam Pelayanan Kepolisian

Silaturahmi ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pendekatan humanis kepolisian kepada masyarakat. Pendekatan ini menekankan dialog, empati, serta kedekatan emosional agar kehadiran polisi dirasakan sebagai pelindung dan pengayom.

Dengan komunikasi yang terbuka, masyarakat diharapkan tidak segan menyampaikan aspirasi maupun permasalahan yang dihadapi. Hal ini menjadi dasar penting dalam menciptakan pelayanan publik yang responsif dan berorientasi pada kebutuhan warga.

Harapan Terwujudnya Kota yang Aman dan Damai

Dalam pertemuan tersebut, terbangun harapan bersama agar Kota Pontianak senantiasa berada dalam suasana aman, tertib, dan damai. Keamanan yang terjaga menjadi fondasi utama bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Sinergi antara kepolisian dan tokoh agama diharapkan mampu memperkuat ketahanan sosial, sehingga masyarakat dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan rasa aman dan nyaman.

Memperkuat Sinergi untuk Masa Depan Kota

Silaturahmi ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan dalam membangun sinergi lintas elemen di Kota Pontianak. Hubungan yang terjalin tidak berhenti pada satu pertemuan, tetapi terus dikembangkan melalui komunikasi dan kerja sama yang konsisten.

Dengan dukungan para tokoh agama dan masyarakat, kepolisian optimistis mampu menjalankan tugas secara maksimal. Kolaborasi yang kuat diyakini akan menjadi kunci terciptanya keamanan dan kedamaian yang berkelanjutan bagi Kota Pontianak.

Cek Juga Artikel Dari Platform petanimal.org