pontianaknews.web.id Pemerintah Kota Pontianak kembali melakukan penguatan struktur organisasi melalui pelantikan pejabat administrator di lingkungan sekretariat daerah. Salah satu pejabat yang mendapat amanah baru adalah Tirta Arifin, yang dipercaya menduduki jabatan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim). Penugasan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan fungsi keprotokolan dan komunikasi pimpinan berjalan lebih efektif dan terarah.

Pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya penyegaran birokrasi yang dilakukan Pemerintah Kota Pontianak. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menekankan bahwa setiap penempatan jabatan didasarkan pada pertimbangan kompetensi, pengalaman, serta kebutuhan organisasi dalam mendukung pelayanan publik yang semakin dinamis.

Dari Lurah ke Kabag Prokopim

Sebelum dipercaya mengemban tugas sebagai Kabag Prokopim, Tirta Arifin diketahui menjabat sebagai Lurah Sungai Bangkong. Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam memahami dinamika pelayanan publik serta interaksi langsung dengan masyarakat. Perpindahan jabatan ini menandai peningkatan tanggung jawab, dari level kewilayahan menuju peran strategis di lingkaran pimpinan daerah.

Sebagai Kabag Prokopim, Tirta kini memiliki peran sentral dalam mengelola agenda pimpinan daerah, memastikan pelaksanaan keprotokolan berjalan sesuai standar, serta mengoordinasikan penyampaian informasi kebijakan pemerintah kepada publik. Jabatan ini menuntut ketelitian, kecepatan, serta kemampuan komunikasi yang baik.

Komitmen Memperkuat Fungsi Keprotokolan

Mendapat amanah baru, Tirta menyatakan kesiapannya untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Ia berkomitmen memperkuat fungsi keprotokolan agar setiap kegiatan pimpinan daerah dapat berjalan tertib, lancar, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Menurutnya, keprotokolan bukan hanya soal tata acara, tetapi juga mencerminkan profesionalisme pemerintah daerah.

Keprotokolan yang baik, lanjut Tirta, akan mendukung citra positif pemerintah di mata masyarakat maupun pihak eksternal. Oleh karena itu, koordinasi internal menjadi aspek penting yang akan terus diperkuat, termasuk dengan perangkat daerah dan pihak terkait lainnya.

Strategi Penguatan Komunikasi Pimpinan

Selain keprotokolan, komunikasi pimpinan menjadi fokus utama yang akan dikembangkan. Tirta menilai bahwa di era keterbukaan informasi, peran Prokopim semakin strategis sebagai jembatan antara pimpinan daerah dan masyarakat. Informasi kebijakan dan program pemerintah harus disampaikan secara jelas, akurat, dan berimbang agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Ia berencana mendorong pola komunikasi yang lebih responsif dan adaptif, sejalan dengan perkembangan teknologi informasi. Pemanfaatan berbagai kanal komunikasi diharapkan mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas dan tepat sasaran, sekaligus meningkatkan pemahaman publik terhadap arah kebijakan pemerintah kota.

Kolaborasi dengan Perangkat Daerah dan Media

Dalam menjalankan tugasnya, Tirta menekankan pentingnya kolaborasi dengan seluruh perangkat daerah serta insan pers. Koordinasi yang baik diyakini akan menghasilkan informasi yang faktual dan mudah dipahami oleh masyarakat. Ia menyadari bahwa media memiliki peran penting dalam menyampaikan pesan pemerintah kepada publik secara objektif.

Melalui hubungan yang harmonis dengan media, Prokopim diharapkan mampu menjaga arus informasi yang sehat dan konstruktif. Dengan demikian, setiap kebijakan atau program yang dijalankan pemerintah kota dapat dipahami secara utuh oleh masyarakat, sekaligus meminimalkan potensi informasi yang keliru.

Mendukung Peningkatan Pelayanan Publik

Tirta juga menegaskan komitmennya untuk mendukung arahan Wali Kota Pontianak dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, komunikasi yang cepat dan akurat menjadi salah satu kunci utama dalam merespons persoalan masyarakat secara efektif. Informasi yang tersampaikan dengan baik akan membantu masyarakat memahami prosedur, kebijakan, serta program pemerintah.

Selain itu, komunikasi yang efektif juga berperan dalam membangun kepercayaan publik. Ketika masyarakat merasa mendapatkan informasi yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan, maka hubungan antara pemerintah dan warga akan semakin kuat.

Menjaga Citra Positif Pemerintah Kota

Sebagai ujung tombak komunikasi pimpinan, Prokopim memiliki peran strategis dalam menjaga citra positif Pemerintah Kota Pontianak. Tirta menyadari bahwa setiap pernyataan, agenda, dan kebijakan pimpinan akan menjadi perhatian publik. Oleh karena itu, penyampaian informasi harus dilakukan secara hati-hati, profesional, dan berimbang.

Ia menilai bahwa citra positif pemerintah tidak hanya dibangun melalui pencapaian program, tetapi juga melalui cara pemerintah berkomunikasi dengan masyarakat. Sikap terbuka, responsif, dan solutif menjadi nilai penting yang akan terus dijaga dalam setiap aktivitas Prokopim.

Harapan ke Depan

Dengan penugasan baru ini, Tirta Arifin diharapkan mampu membawa semangat pembaruan dalam fungsi keprotokolan dan komunikasi pimpinan. Tantangan ke depan tidak ringan, namun dengan dukungan seluruh jajaran dan koordinasi yang solid, Prokopim Pemkot Pontianak diharapkan semakin profesional dan adaptif.

Melalui penguatan komunikasi yang efektif dan keprotokolan yang tertata, Pemerintah Kota Pontianak optimistis dapat menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik, sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah.

Cek Juga Artikel Dari Platform baliutama.web.id