Badan BMKG Kalimantan Barat mengeluarkan peringatan dini cuaca bagi masyarakat untuk periode 9–15 Januari 2026. Selain potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, BMKG juga mengingatkan aBadan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Barat mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk periode 9–15 Januari 2026. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Di sisi lain, potensi kebakaran hutan dan lahan juga masih perlu diantisipasi.
Risiko karhutla diperkirakan meningkat pada pertengahan Januari. Kondisi ini terjadi meskipun hujan masih turun di sejumlah wilayah.
Belokan Angin Picu Awan Hujan
Menurut Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio, Dwi, terdapat daerah belokan angin di wilayah Kalimantan Barat. Fenomena ini mendorong pertumbuhan awan-awan hujan.
Ia menjelaskan hujan ringan hingga sedang berpeluang terjadi pada pagi, siang, hingga malam hari. Dalam kondisi tertentu, hujan dapat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat. Oleh karena itu, aktivitas luar ruangan perlu dibatasi saat cuaca memburuk.
Pola dan Kecepatan Angin
Berdasarkan prakiraan angin di ketinggian 3.000 kaki, arah angin bergerak dari Barat Laut hingga Timur Laut. Kecepatannya berkisar antara 6 sampai 23 knot pada Sabtu (10/1).
Pola angin tersebut berpotensi memperkuat pembentukan awan hujan. Beberapa wilayah dapat mengalami hujan lebih intens dalam waktu singkat.
Ancaman Karhutla Masih Ada
Meski kondisi atmosfer mendukung hujan, BMKG menegaskan risiko kebakaran hutan dan lahan tetap ada. Ancaman ini meningkat pada 13 hingga 16 Januari 2026.
Sebagian wilayah Kalimantan Barat masuk kategori mudah hingga sangat mudah terbakar. Masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara dibakar demi mencegah munculnya titik api.
Suhu dan Curah Hujan Terpantau Normal
Hasil pengamatan BMKG dari sembilan titik menunjukkan tidak ada suhu udara ekstrem. Data dihimpun pada periode 7–8 Januari 2026.
Suhu tertinggi tercatat 33,8°C di Kapuas Hulu. Suhu terendah mencapai 22,0°C di wilayah yang sama. Rata-rata suhu harian berada di kisaran 25,7°C hingga 27°C.
Seluruh titik pengamatan mencatat hujan. Curah hujan tertinggi mencapai 143 mm per hari di Kapuas Hulu.
Angin dan Jarak Pandang
Selama periode pengamatan, tidak ditemukan kejadian angin kencang ekstrem. Kecepatan angin tertinggi tercatat 25 knot di Ketapang.
Namun demikian, jarak pandang di bawah 1.000 meter terjadi di Kubu Raya. Kondisi ini dipicu oleh hujan dengan intensitas cukup tinggi.
Imbauan Keselamatan dari BMKG
BMKG Kalbar mengingatkan masyarakat untuk selalu memperhatikan informasi cuaca terkini. Kewaspadaan diperlukan terutama saat hujan disertai petir.
Selain itu, aktivitas pembakaran lahan harus dihindari. Pencegahan dini dinilai penting untuk melindungi keselamatan warga dan lingkungan.
Baca Juga : Ketua DPRD Pontianak Dorong Alat Ukur Air Cegah Korban Pasang
Cek Juga Artikel Dari Platform : beritajalan

