PT PLN (Persero) kembali menegaskan perannya sebagai tulang punggung penyedia energi nasional dengan sukses melakukan penyalaan (energize) listrik tegangan menengah untuk mendukung operasional industri strategis di daerah. Melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sanggau, PLN resmi menyalurkan listrik dengan daya I3 sebesar 555.000 VA kepada PT Global Kalimantan Makmur, perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan dan pengolahan kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO).
Penyalaan listrik tersebut dilakukan di fasilitas KEPODANG MILLS, Desa Sotok, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Langkah ini menjadi bagian dari strategi PLN dalam memperkuat pasokan energi listrik yang andal dan berkelanjutan bagi sektor industri dan perkebunan, yang selama ini menjadi salah satu penggerak utama perekonomian daerah.
Langkah Strategis Mendukung Industri Daerah
Industri pengolahan kelapa sawit memiliki peran penting dalam struktur ekonomi Kalimantan Barat, termasuk di Kabupaten Sanggau. Keberadaan pabrik pengolahan CPO tidak hanya menyerap hasil panen dari perkebunan sekitar, tetapi juga membuka lapangan kerja serta mendorong aktivitas ekonomi turunan lainnya. Oleh karena itu, ketersediaan listrik yang stabil dan memadai menjadi faktor krusial agar industri dapat beroperasi secara efisien dan berkelanjutan.
Melalui penyalaan listrik ini, PLN memastikan bahwa PT Global Kalimantan Makmur memperoleh pasokan energi yang cukup untuk menunjang seluruh proses produksi, mulai dari pengolahan tandan buah segar hingga produksi CPO. Dengan daya 555.000 VA, operasional pabrik diharapkan dapat berjalan lebih optimal tanpa bergantung pada sumber energi alternatif yang kurang efisien.
Dampak Positif bagi Efisiensi Produksi
Masuknya suplai listrik dari PLN membawa dampak langsung terhadap efisiensi operasional perusahaan. Manager PT Global Kalimantan Makmur KEPODANG MILLS, Adam, menyampaikan bahwa pasokan listrik ini menjadi tonggak penting bagi keberlangsungan dan pengembangan usaha perusahaan.
“Masuknya suplai listrik dari PLN menjadi langkah penting bagi keberlangsungan operasional kami. Dengan daya 555.000 VA, proses produksi dapat berjalan lebih optimal, stabil, dan efisien, sehingga mendukung pencapaian target produksi serta pengembangan usaha ke depan,” ujar Adam.
Ia menambahkan, listrik yang andal akan membantu perusahaan menjaga konsistensi kualitas produk, mengurangi risiko gangguan operasional, serta meningkatkan produktivitas tenaga kerja. Dalam jangka panjang, hal ini diyakini akan memperkuat daya saing industri hilir kelapa sawit di Kabupaten Sanggau.
Perencanaan Teknis dan Standar Keselamatan
Dari sisi PLN, proses penyalaan listrik tidak dilakukan secara instan, melainkan melalui tahapan perencanaan teknis yang matang. Manager PT PLN (Persero) UP3 Sanggau, Hendy Gita Wedhatama, menjelaskan bahwa seluruh proses telah disiapkan dengan memperhatikan aspek keselamatan, keandalan, dan kualitas layanan.
“Kami memastikan seluruh tahapan, mulai dari kesiapan jaringan, pengujian peralatan, hingga proses energize, berjalan sesuai dengan standar keselamatan dan keandalan PLN. Penyambungan ini merupakan wujud komitmen PLN dalam memberikan layanan kelistrikan yang prima dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan industri,” jelas Hendy.
Ia menegaskan bahwa PLN UP3 Sanggau akan terus berperan aktif dalam mendukung pertumbuhan sektor industri dan perkebunan di wilayah kerjanya, seiring dengan meningkatnya kebutuhan listrik untuk mendukung investasi dan aktivitas ekonomi daerah.
PLN sebagai Penggerak Investasi
Keberhasilan penyalaan listrik ini juga mendapat perhatian dari jajaran manajemen PLN di tingkat wilayah. General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Kalimantan Barat, Maria Goretti Indrawati Gunawan, menegaskan bahwa penyambungan listrik ke pelanggan industri merupakan bagian dari peran strategis PLN sebagai penggerak pembangunan daerah.
“PLN berkomitmen menghadirkan infrastruktur kelistrikan yang andal untuk mendukung iklim investasi di Kalimantan Barat. Penyambungan listrik ini diharapkan mampu mendorong peningkatan produktivitas industri, membuka peluang lapangan kerja, serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar,” ungkap Maria.
Menurutnya, sektor industri pengolahan kelapa sawit merupakan salah satu sektor unggulan Kalimantan Barat yang membutuhkan dukungan infrastruktur kelistrikan yang kuat. Dengan pasokan listrik yang memadai, investor akan semakin percaya untuk menanamkan modalnya di daerah.
Kontribusi terhadap Ekonomi Lokal
Selain mendukung operasional perusahaan, kehadiran listrik PLN di fasilitas industri juga memberikan efek domino bagi masyarakat sekitar. Aktivitas pabrik yang berjalan optimal akan meningkatkan kebutuhan tenaga kerja, jasa pendukung, serta aktivitas ekonomi lokal lainnya. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
PLN melihat penyediaan listrik bagi industri tidak hanya sebagai layanan bisnis, tetapi juga sebagai kontribusi nyata terhadap pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat. Dengan demikian, kehadiran PLN di daerah menjadi bagian integral dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Komitmen Jangka Panjang PLN di Kalimantan Barat
Maria Goretti juga menegaskan bahwa PLN akan terus memperkuat sistem kelistrikan di seluruh wilayah Kalimantan Barat. Fokus utama diarahkan pada sektor-sektor unggulan daerah, termasuk industri pengolahan kelapa sawit, pertambangan, dan sektor produktif lainnya.
“PLN akan terus memastikan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan agar sektor-sektor unggulan daerah dapat tumbuh secara sehat dan berdaya saing tinggi,” tambahnya.
Ke depan, PLN berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas jaringan, memperluas jangkauan layanan, serta mengoptimalkan pemanfaatan energi secara efisien dan ramah lingkungan.
Sinergi Energi dan Pembangunan Daerah
Penyalaan listrik untuk PT Global Kalimantan Makmur di Kabupaten Sanggau menjadi contoh nyata sinergi antara penyedia energi dan pelaku industri dalam mendorong pembangunan daerah. Dengan dukungan listrik yang andal dari PLN, industri diharapkan mampu tumbuh lebih kuat, menciptakan nilai tambah, serta berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Barat.
Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen PLN untuk terus hadir sebagai mitra strategis pembangunan, memastikan bahwa energi listrik menjadi fondasi bagi kemajuan ekonomi dan industri nasional.
Baca Juga : Wagub Kalbar Dorong Perbakin Tingkatkan Prestasi Olahraga Menembak
Cek Juga Artikel Dari Platform : hotviralnews

