Ketika anak mulai menunjukkan ketertarikan pada lawan jenis, banyak orang tua merasa khawatir.

Padahal, fase ini adalah bagian alami dari perkembangan remaja yang perlu disikapi dengan bijak.


🧠 Bukan Soal Usia

Menurut Cania Mutia, kesiapan anak untuk menjalin hubungan tidak ditentukan oleh usia.

Yang lebih penting adalah kesiapan emosional dan psikologis.


💡 Pentingnya Regulasi Emosi

Remaja perlu mampu mengenali dan mengelola emosi seperti cemburu, marah, atau sedih.

Tanpa kemampuan ini, mereka cenderung bereaksi impulsif dalam hubungan.


🤝 Kecerdasan Emosional Jadi Kunci

Kemampuan memahami perasaan orang lain dan berempati sangat penting.

Remaja dengan kecerdasan emosional baik cenderung memiliki hubungan yang lebih sehat.


🗣️ Komunikasi yang Sehat

Anak perlu belajar menyampaikan perasaan dengan cara yang tepat.

Komunikasi terbuka membantu menghindari konflik yang tidak perlu.


🌱 Bangun Kepercayaan Diri

Self-esteem dan identitas diri yang kuat membuat anak lebih selektif dalam memilih hubungan.

Hal ini juga membantu mereka menghindari relasi yang tidak sehat.


👪 Peran Orang Tua Sangat Penting

Alih-alih melarang, orang tua sebaiknya menjadi tempat cerita yang nyaman.

Pendekatan terbuka akan membuat anak lebih percaya dan tidak menyembunyikan hal penting.


✅ Sikap Bijak dalam Mendampingi

Menghadapi fase ini perlu keseimbangan antara pengawasan dan kepercayaan.

Dengan pendampingan yang tepat, anak bisa belajar membangun hubungan yang sehat sejak dini.

Baca Juga : Wabup Sintang Soroti SDM Lokal di Sawit

Cek Juga Artikel Dari Platform : monitorberita